Dua Bocah Terbunuh Akibat Serangan Udara NATO
Posted by Unknown on Minggu, 07 April 2013 | 0 komentar

Pasukan NATO
REPUBLIKA., GHAZNI -- Serangan Helikopter NATO ke tenggara
Kota Ghazni, Afghanistan, menyebabkan dua anak kecil dan sembilan orang
yang diduga sebagai anggota Taliban, Sabtu (30/3) waktu setempat.
Ironisnya, kejadian ini tepat sebulan usai Presiden Hamid Karzai melarang pasukan keamanan Afghanistan meminta dukungan bantuan udara dari pihak asing.
Menurut Juru Bicara NATO, Adam Wojack, insiden ini terjadi saat beberapa patroli polisi diserang oleh pasukan pemberontak di wilayah sebelah tenggara Kota Ghazni. Kemudian, mereka meminta bantuan Pasukan Internasional yang masih di bawah kendali NATO.
''Pasukan Internasional Pendukung Keamanan di Afghanistan melakukan kontak senjata dengan pemberontak melalui helikopter yang dikirim,'' kata Wojack, seperti dikutip Reuters. Dia pun mengaku, masih melakukan investigasi terkait korban sipil dalam serangan tersebut.
Dalam serangan itu, sembilan orang yang diduga anggota Taliban tewas. Enam warga sipil dilaporkan terluka. Hal ini seperti dilaporkan Kolonel Muhamad Hussain, Pejabat senior kepolisian Afghanisatan. Berdasarkan pantauan, dari seluruh korban tewas itu, terdapat dua mayat anak kecil.
Insiden ini kembali memicu perdebatan, apakah dukungan bantuan dari pasukan asing masih dibutuhkan atau tidak? Padahal baru sekitar sebulan lalu, Hamid Karzai melarang semua pasukan keamanan Afghanistan untuk meminta bantuan militer dari pihak asing.
NATO pun sempat diminta untuk tidak melakukan serangan militer ke rumah-rumah ataupun desa di seluruh wilayah Afghanistan.
Beberapa pejabat di Afghanistan mengkhawatirkan imbas dari adanya pelarangan ataupun pengurangan bantuan dari pasukan internasional. Kondisi itu akan membuat pasukan keamanan internal Afghanistan, yang berjumlah 352 ribu, dalam bahaya besar karena dianggap belum mampu memikul tanggung jawab keamanan dari pasukan internasional.
Lalu yang jadi Pertanyaan Apakah NATO ini dibentuk untuk menguatkan negara-negara eropa dan negara amerika dikarenakan Takut dikemudian hari ketika negara-negara Islam diTimur-Tengah BERSATU dan MENYERANG ke EROPA dan MengHANCURkan negara Amerika ? Lalu akan menjadi sangat lucu bila ada negara Islam masuk Anggota NATO. Bila diPerluas lagi, Apakah PBB dibentuk untuk kepentingan AMERIKA dan negara-negara Eropa ? Lalu untuk Apa ikut anggota PBB bila Perdamaian dunia hanya semu dan penuh Politik !
Solusi yang bisa diCapai untuk Mendamaikan Sunni dan Syiah :
Ironisnya, kejadian ini tepat sebulan usai Presiden Hamid Karzai melarang pasukan keamanan Afghanistan meminta dukungan bantuan udara dari pihak asing.
Menurut Juru Bicara NATO, Adam Wojack, insiden ini terjadi saat beberapa patroli polisi diserang oleh pasukan pemberontak di wilayah sebelah tenggara Kota Ghazni. Kemudian, mereka meminta bantuan Pasukan Internasional yang masih di bawah kendali NATO.
''Pasukan Internasional Pendukung Keamanan di Afghanistan melakukan kontak senjata dengan pemberontak melalui helikopter yang dikirim,'' kata Wojack, seperti dikutip Reuters. Dia pun mengaku, masih melakukan investigasi terkait korban sipil dalam serangan tersebut.
Dalam serangan itu, sembilan orang yang diduga anggota Taliban tewas. Enam warga sipil dilaporkan terluka. Hal ini seperti dilaporkan Kolonel Muhamad Hussain, Pejabat senior kepolisian Afghanisatan. Berdasarkan pantauan, dari seluruh korban tewas itu, terdapat dua mayat anak kecil.
Insiden ini kembali memicu perdebatan, apakah dukungan bantuan dari pasukan asing masih dibutuhkan atau tidak? Padahal baru sekitar sebulan lalu, Hamid Karzai melarang semua pasukan keamanan Afghanistan untuk meminta bantuan militer dari pihak asing.
NATO pun sempat diminta untuk tidak melakukan serangan militer ke rumah-rumah ataupun desa di seluruh wilayah Afghanistan.
Beberapa pejabat di Afghanistan mengkhawatirkan imbas dari adanya pelarangan ataupun pengurangan bantuan dari pasukan internasional. Kondisi itu akan membuat pasukan keamanan internal Afghanistan, yang berjumlah 352 ribu, dalam bahaya besar karena dianggap belum mampu memikul tanggung jawab keamanan dari pasukan internasional.
Lalu yang jadi Pertanyaan Apakah NATO ini dibentuk untuk menguatkan negara-negara eropa dan negara amerika dikarenakan Takut dikemudian hari ketika negara-negara Islam diTimur-Tengah BERSATU dan MENYERANG ke EROPA dan MengHANCURkan negara Amerika ? Lalu akan menjadi sangat lucu bila ada negara Islam masuk Anggota NATO. Bila diPerluas lagi, Apakah PBB dibentuk untuk kepentingan AMERIKA dan negara-negara Eropa ? Lalu untuk Apa ikut anggota PBB bila Perdamaian dunia hanya semu dan penuh Politik !
Solusi yang bisa diCapai untuk Mendamaikan Sunni dan Syiah :
- Kaum Sunni tidak usah merasa Syiah itu musuh karena tetaplah berharab agar kaum generasi muda syiah berubah.
- Aliran SYIAH diHarapkan Jangan Mencaci Maki atau Mengkritik Para Sahabat NABI Mukhammad SAW.
- Jasa Budi Baik Para Sahabat Nabi Mukhammad SAW SANGAT BESAR diSAAT penyebaran AWAL Islam dahulu. Wahai generasi baru syiah atau kaum muda syiah cobalah anda membuka Pintu HATI kalian, coba bayangkan bila dahulu Nabi Mukhammad SAW menSYIARKAN ajaran Kebenaran ISLAM seorang SENDIRI Tanpa ada para SAHABAT nabi ? cobalah Renungkan wahai kaum muda syiah. Insalloh Sangat Jelas Para Sahabat Nabi adalah Calon Penghuni Surga.
- Para Pemimpin Dunia Sunni-Syiah hendaknya melakukan DIALOG bersama demi Persatuan Islam, samakan Pandangan kalian, buang pandangan yang keliru melalu dialog yang sejuk.
- Bila Sudah Tercapai penyatuan Islam diseluruh dunia, khususnya di TIMUR TENGAH maka Benua ARAB akan menjadi daerah yang Sangat MAJU, MODERN, KUAT dan DAMAI.
- Pada saat kondisi diatas terpenuhi maka naungilah Pemerintahan dengan Ajaran dan aturan Islam.
- Bila ingin mencapai Kondisi ini kalau bisa Jangan menunggu IMAM MAHDI datang.
0 komentar for "Dua Bocah Terbunuh Akibat Serangan Udara NATO"
Leave a reply