Teguh: Orang Berjenggot dan Rajin Ngaji Didor, Klewang Dipelihara

Posted by nur indri on Minggu, 19 Mei 2013 | 0 komentar


Teguh: Orang Berjenggot dan Rajin Ngaji Didor, Klewang Dipelihara Teguh: Orang Berjenggot dan Rajin Ngaji Didor, Klewang Dipelihara | Kritik Densus 88 tidak Profesional | Apakah misi Densus 88 Hanya untuk Membantai umat Islam ? | KPK harus memiliki Senjata seperti Densus 88.
Hidayatullah.com--Banyak pihak yang menilai kinerja Tim Detasemen Khusus Antiteror (Densus) 88 dalam pemberantasan terorisme tidak profesional dan tidak mematuhi kaidah Hak Azasi Manusia (HAM). Salah satu pihak yang mengkritik kinerja pasukan khusus Polri ini adalah Teguh Juwarno.

Dalam akun Twitternya, Teguh mempertanyakan soal tembak mati terduga teroris oleh Densus 88.

"Layakkah didor mati?! Mereka yang baru terduga teroris yang berencana merakit bom akan meledakkan Kedutaan Myanmar?" kicau Teguh, Sabtu (18/05/2013) siang.

Menurut Teguh, apa yang dilakukan terduga teroris itu baru angan-angan, belum terjadi. Jadi, tidak selayaknya ditembak mati.

Tindakan yang berbeda justru diberlakukan bagi terduga korupsi dan kejahatan besar lainnya.

"Yang masih angan-angan sudah dieksekusi mati. Sementara Aiptu (Labora Sitorus, anggota Polda Papua) bikin rakyat Papua mati busung lapar, makan ubi saja, (malah) digaji negara," kata Teguh.

Teguh juga mencontohnya perlakukan berbeda aparat kepolisian terhadap pemimpin geng motor, Klewang.

"Klewang yang jelas-jelas pemerkosa, pemimpin geng onar, dipelihara. Sementara aktivis sosial, asal berjenggot, rajin mengaji langsung didor," tulis Teguh yang juga anggota Komisi V DPR RI ini.

Menurut Teguh, alangkah baiknya jika peralatan Densus 88 yang super canggih, bebas sadap diperbantukan untuk kepentingan KPK dalam memberantas korupsi.

Selain itu, Teguh meminta kepada Komnas HAM untuk turun tangan mengusut sikap-sikap semena-mena Densus 88. Ia juga menduga maraknya kasus penembakan terduga teroris adalah bagian pengalihan isu untuk menutupi kasus yang menjerat oknum kepolisian.

"Komnas HAM harus turun tangan untuk penembakan teroris akhir-akhir ini! Passca kasus Djoko Susilo tekuak, penembakan teroris menggila," tulisnya.*

Rep: Ibnu Syafaat
Red: Cholis Akbar

Postingan selesai


Sistem di indonesia ini menganut demokrasi, coba anda baca Demokrasi Cacat Sejak Lahir, Ustadz Pengikut Demokrasi Ustadz Cacat
Artikel POLITIK BUSUK postingan info benar tentang Teguh: Orang Berjenggot dan Rajin Ngaji Didor, Klewang Dipelihara

0 komentar for "Teguh: Orang Berjenggot dan Rajin Ngaji Didor, Klewang Dipelihara "

Leave a reply

Benar..
Berjilbab belum tentu baik imannya.
Akan tetapi wanita yang baik iman sudah pasti berjilbab bukan?

Benar..
Menutup aurat bukan jaminan nggak pernah berbuat dosa.
Akan tetapi menutup aurat sudah pasti mengurangi dosa.
Minimal telah menggugurkan dosa kewajiban menutup aurat.!

Benar..
Berjilbab nggak jaminan selalu dekat dengan Allah.
Akan tetapi yang pasti ia ingin mendekat kepada Allah.

"MENDING NGGAK BERJILBAB KALAU KELAKUAN MASIH PENUH MAKSIAT!"
Nah..
Ini kalimat yang menyesatkan.
Serupa dengan ajakan setan.
Yang baik diperlihatkan jelek.
Yang jelek diperlihatkan baik.

Berjilbab itu adalah untuk memperjelas jati diri.
Melindungi kehormatan dan kemuliaan yang tak akan terganti Kelak.

Jibab menentukan pasangan hidupmu.
Karena wanita yang taat sangat berhak punya pendamping yang
taat.
Itu janji Allah.
Bukan hanya pemanis kata-kata tanpa makna..

Jilbab itu adalah penjaga diri bagi lelaki yang jahat.
Dan jilbab adalah perhiasan terindah bagi lelaki yang taat.

Kenapa mesti berjilbab?
Karena itu adalah perintah-Nya.
Karena itu akan melindungi wanita dari lelaki yang suka maksiat..

ayoo... wanita Islam Indonesia berJilbab yuuuk... alhamdulillah......

Yahudi bunuh Yesusnya KristennasraniYahudi KEJAM Menyiksa bagai binatang kepada YESUSajaranKRISTEN.

Subscription

Anda dapat berlangganan melalui e-mail untuk menerima update berita. GRATIS

Masukkan Email Anda, Gratis:

Selamat Anda Beruntung telah mengisi Email, Cek Email anda, Gratis artikel terbaru.

Most Popular

Artikel Ganas

Awas Politik Busuk Global


Tag Cloud

Recent News

Archives

Flag Counter

Hai, Selamat datang